Minggu, 04 November 2012

KD 1.1 Menyimpulkan dialog interaktif


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah
: MGMP Bahasa Indonesia 
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas    /Semester
: IX/1
Standar Kompetensi
: 1.  Memahami dialog interaktif pada tayangan televisi/ siaran radio
Kompetensi Dasar
:  : Mendengarkan
1.1      Menyimpulkan isi dialog interaktif beberapa narasumber pada tayangan televisi/siaran radio.
(disiplin, mandiri, kritis, kreatif)
Alokasi Waktu
4  X  40 menit ( 2  pertemuan)
 
A.       Indikator
1.       mampu menetukan tema dialog interaktif
2.      mampu menentukan isi dialog interaktif dengan alasan yang logis.
3.      mampu menyimpulkan isi dialog interaktif
B.       Tujuan Pembelajaran
1.        Peserta didik mampu menentukan tema dialog interaktif
2.       Peserta didik mampu menentukan isi dialog interaktif dengan alasan logis
3.        Peserta didik mampu menyimpulkan isi dialog interaktif
C.    Materi Pembelajaran
Dialog interaktif adalah sejenis wawancara dengan menghadirkan beberapa narasumber untuk membahas topik tertentu dengan melibatkan pemirsa atau pendengar. Pelibatan pemirsa atau pendengar tersebut berupa kesempatan untuk bertanya atau mengemukakan pendapat berkenaan dengan topik yang dibicarakan. Pendengar atau pemirsa dapat memberi masukan, saran atau usul mengenai topik yangs sedang dibahas dalam dialog. Dengan demikian, topik yang dibahas akan semakin tajam dan mendalam.
Hal-hal penting yang harus dicermati ketika mengikuti sebuah dialog interaktif adalah topik dialog, narasumber, inti pertanyaan, jawaban narasumber, serta pendapat/komentar pemirsa/pendengar.
Komentar merupakan opini. Artinya, komentar yang disampaikan bersifat subjektif, tidak memaksa orang lain untuk memberikan komentar yang sama. Argumen yang disampaikan logis. Artinya, komentar harus didasari alasan yang dapat dicerna akal.
Komentar bukan karena suka atau tidak suka. Artinya komentar yang diberikan bukan sekadar “asal tidak sependapat." Begitu pula bukan karena adanya permasalahan pribadi dengan narasumber.
Dalam acara dialog, misalnya, sering dibicarakan topik pentingnya kesehatan atau pelestarian lingkungan. Bahkan, kadang-kadang acara semacam itu melibatkan pemirsanya. Sebagai pemirsa, tentu kita harus dapat menyimpulkan isi dialog dengan baik.
Dialog interaktif banyak ditayangkan di televisi maupun di radio. Dialog merupakan bentuk tanya jawab antara pembawa acara dengan narasumber. Narasumber dalam dialog biasanya lebih dari satu dengan tujuan menggali informasi dari beberapa narasumber. Di dalam dialog beberapa narasumber biasanya mengemukakan pendapat yang kadang-kadang saling bertentangan. Itu tentu menyulitkan kamu untuk dapat mengambil simpulan isi dialog. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbagan informasi yang disajikan.
 .    Metode Pembelajaran
a.    Pemodelan
b.   Tanya jawab
c.    Diskusi
d.   Penugasan

E.     Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a.      Pendahuluan (10 menit) (disiplin, mandiri)
1)     Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran dan memberi motivasi
2)    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
(Pada bagian ini kamu akan menggali informasi dari dialog interaktif di televisi atau radio yang menghadirkan beberapa narasumber. Peserta didik diharapkan mampu menentukan tema dialog interaktif dan mampu menyimpulkan isi dialog interaktif dengan alasan yang logis.)
3)     Guru menyampaikan rencana kegiatan
Aktivitas yang akan kita  lakukan adalah (1) mencatat hal-hal penting dalam dialog di radio atau televisi, (2) menyimpulkan isi dialog, dan (3) menemukan informasi yang tersurat dan tersirat dalam dialog.
b.      Kegiatan Inti
Eksplorasi (10 menit) (mandiri)
Guru menyampaikan apersepsi (persepsi awal tentang materi,mengajukan pertanyaan yang mengaitkan pengalaman peserta didik,)
Jawablah pertanyaan kuis ini dengan tepat!
Kegiatan apakah aku?
Aku terdiri dua orang atau lebih.
Aku biasa membahas suatu masalah.
Aku ditayangkan pada televisi/radio.
Aku terdiri dari nara sumber dan presenter.
Aku biasanya membicarakan berita hangat
Banyak program/acara yang ditayangkan di televisi atau disiarkan di radio. Inti acara-acara itu adalah penyampaian informasi, pendidikan, dan hiburan. Salah satu program/acara yang ditayangkan adalah dialog interaktif.
Dialog termasuk dialog interaktif penting untuk diikuti sesuai dengan topik yang sedang dibicarakan. Dengan sering mengikuti dialog interaktif kamu tidak ketinggalan informasi terkini tentang berbagai hal apalagi masalah yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat.


c.      Elaborasi (30 menit)(kerja sama, toleransi)
1)     Peserta didik berkelompok  3 - 4  orang.
2)    Peserta didik diberi LK (Lembar Kerja KD 1.1)
3)     Peserta didik mendengarkan wawancara/dialog interaktif narasumber kemudian berdiskusi untuk menentukan tema dan isi dialog
Simaklah dialog interaktif yang akan diperdengarkan dari rekaman kaset atau CD. Kalau tidak memungkinkan, perankan dialog interaktif dari transkrip dialog berikut ini. Mintalah beberapa temanmu memerankan dialog itu sebaik-baiknya. Ingat, tutuplah bukumu!

Berikut mari kita ikuti bersama dialog dengan para narasumber mengenai alasan orang menghindari olahraga dan tips mengatasinya.
Reporter : Di studio kini telah hadir dua orang narasumber yang membidangi olahraga. Mereka adalah Bapak Imam Sarjono dan Bapak Anton Syafei. Pertama saya ingin mengetahui pendapat dari Bapak Imam, menurut pendapat Bapak, apa penyebab orang malas berolahraga?
Imam Sarjono : Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
Reporter : Pak Imam tadi mengatakan bahwa alasan orang malas berolahraga adalah karena terlalu tua. Bagaimana menurut Pak Anton, adakah alasan lain yang mengakibatkan orang malas berolahraga?
Anton    : Orang yang merasa terlalu gemuk biasanya juga malas berolahraga.
Reporter  : Nah, kalau begitu bagaimana cara mengatasinya?
Anton : Tak perlu canggung atau malu. Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai berolahraga padahal orang lain justru menghargai sebagai individu yang berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula, jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya Anda justru harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan berat badan. Jadi, mengapa tidak dari sekarang memulai berolahraga?
Reporter : Baiklah, mulai sekarang jangan kita malas berolahraga hanya karena merasa canggung atau malu. Kita juga sering menjumpai di masyarakat, orang yang terlalu lemah dan terlalu lelah biasanya juga malas berolahraga. Bagaimana menurut pendapat Anda untuk mengatasinya?
Imam : Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan tambahan kekuatan dan energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah, Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari.
Reporter : Bagaimana dengan orang sakit, haruskah ia berolahraga?
Imam : Bagi orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga karena kondisi tubuh tidak sehat. Namun begitu, jika Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh. Mulailah perlahan-lahan dan lakukan secara konsisten.
Reporter : Di kota-kota besar, seperti di Jakarta, masyarakatnya biasa sibuk dengan pekerjaan sehari-hari. Maka, biasanya tidak ada waktu untuk berolahraga. Bagaimana dengan kasus semacam ini?
Anton : Jika kita sibuk, tidak perlu waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya cukup. Seperti berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari.
Reporter : Setelah kita mendengarkan dialog ini, akhirnya kita dapat mengetahui cara mengatasi rasa malas untuk berolahraga. Ternyata olahraga terbukti mampu meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Jika Anda berhasil menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat bagi kesehatan Anda.
Sumber: Nova  Nomor 828/XII, 11 Januari 2004 Olahraga dan Kebugaran

d.      Konfirmasi (20 menit) (kritis, kreatif)
1)   Kelompok menyampaikan hasil kerja kelompok. Minimal 2 kelompok menyampaiakan hasil kerja kelompok untuk pembanding.
2)  Kelompok lain yang tidak menyampaikan hasil kerja kelompok menanggapi presentasi temannya.
3)   Diskusi kelas menyimpulkan pokok-pokok berita dan penulisan rangkuman berdasarkan pokok-pokok berita.
e.      Refleksi (10 menit) (bertanggung jawab, mandiri)
1)   Merujuk kembali ke tujuan dan hasil belajar, bertanya kepada para peserta didik apakah tujuan-tujuan ini sudah bisa tercapai.
2)  Tanyakan kepada para peserta didik Apakah mereka sudah mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?”
a)          Apa peserta didik dapat menemukan tema dialog?
b)           Apakah peserta didik dapat menentukan isi dialog?
Catatan untuk guru
Apakah yang peserta didik peroleh dari pembelajaran tadi? Sudahkah peserta didik mampu mencatat hal-hal penting yang disampaikan narasumber dalam dialog interaktif? Peserta didik membuat rangkuman pembelajaran. Setelah mampu menentukan hal-hal penting yang disampaikan narasumber peserta didik juga mampu menyimpulkan isi dialog interaktif yang ikuti. Dalam dialog interaktif sering kita temukan informasi tersirat. Kesimpulan dapat ditarik dari informasi tersurat dan informasi tersirat yang disampaian oleh narasumber.
Guru bertanya jawab dengan peserta didik tentang manfaat dari pembelajaran dan kesulitan-kesulitan yang dialami saat pembelajaran. Guru memberi penegasan tentang kompetensi yang harus dikuasai.

 









3)   Memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menuliskan hasil belajar dari sesi ini ke dalam buku jurnal.
Dengarkan dialog interkatif yang ditayangkan di televisi, kemudian kerjakan tugas-tugas berikut ini!
1. Tulislah stasiun televisi yang menayangkan dialog tersebut!
2. Tulislah waktu penayangan (jam, hari, tanggal)!
3. Sebutkan para narasumber dan reporternya!
4. Tulislah Hal-hal penting yang dikemukakan narasumber!
5. Buatlah simpulan isi dialog!

Tugas Mandiri

 








LAPORAN KERJA
MENDENGARKAN ACARA DIALOG INTERAKTIF
DI TELEVISI/RADIO
Nama Peserta didik                     :
Nama Acara TV/Radio               :
Waktu Tayang                              :
Nama Stasiun TV/Radio           :
Pemandu                                         :
Narasumber                                   :
Topik                                                :
Keterangan                                     : (Apakah acara dialog itu melibatkan pemirsa?)
a.        Pertanyaan-pertanyaan Penting yang Diajukan Penanya/Pemandu
1)       ..................................................................................................................
2)      ..................................................................................................................
b.       Hal-hal Penting yang Dikemukakan Narasumber
1)       ..................................................................................................................
2)      ..................................................................................................................
c.        Hal-hal Penting yang Dikemukakan Pemirsa/Penonton di Studio
                                                  1)     ..................................................................................................................
                                                 2)     ..................................................................................................................

Pertemuan kedua
a.      Pendahuluan (10 menit)(disiplin, mandiri)
1)     Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran dan memberi motivasi
2)    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Pada pertemuan kali ini kita akan kembali  mempelajari  menentukan tema dialog interaktif dan menyimpulkan isi dialog interaktif dengan alasan yang logis
3)     Guru menyampaikan rencana kegiatan
Aktivitas yang harus kamu lakukan adalah (1) mencatat hal-hal penting dalam dialog di radio atau televisi, (2) menyimpulkan isi dialog, dan (3) menemukan informasi yang tersurat dan tersirat dalam dialog
4)    Peserta didik mengumpulkan tagihan tugas mandiri (pertemuan pertama)

b.      Kegiatan Inti
Eksplorasi  (10 menit) (kreatif)
Guru menyampaikan apersepsi (persepsi awal tentang materi,mengajukan pertanyaan yang mengaitkan pengalaman peserta didik)
Dalam pertemuan sebelumnya kita telah mendengarkan sebuah dialog interaktif. Masihkah kita ingat hal-hal apa saja yang perlu kita perhatikan saat mengikuti dialog interaktif
Elaborasi  (30 menit) (kerja sama, toleransi)
1)     Peserta didik mendengarkan dialog interaktif yang diperdengarkan
2)    Peserta didik secara individu menjawab pertanyaan berkaitan dengan isi dialog
3)     Peserta didik berpasangan saling mencocokkan hasil mendengarkan
4)    Peserta didik berkelompok besar (4 orang) untuk menyamakan hasil mendengarkan
Konfirmasi (20 menit) (kritis, kretif)
1)     Kelompok besar (4 orang) melaporkan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
2)    Peserta didik memberi  komentar atas hasil diskusi kelompok lain.
3)     Guru mengadakan penilaian

c.      Refleksi (10 menit) (bertanggung jawab)
1)   Merujuk kembali ke tujuan dan hasil belajar, bertanya kepada para peserta didik apakah tujuan-tujuan ini sudah bisa tercapai.
2)  Tanyakan kepada para peserta didik Apakah mereka sudah mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?”
a)          Apa peserta didik dapat menemukan tema dialog?
b)           Apakah peserta didik dapat menentukan isi dialog?
3)   Memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menuliskan hasil belajar dari sesi ini ke dalam buku jurnal.

F.     Sumber Belajar
a.      Nas Haryati, …[et. al.].-- 2008.Contextual Teaching and Learning Bahasa Indonesia: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional,
b.     Maryati dan Sutopo 2008. Bahasa dan Sastra Indonesia 3: untuk SMP/MTs kelas IX. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen  Pendidikan Nasional,
c.      Asep Yudha Wirajaya, Sudarmawarti; editor Siti Aminah.2008. Berbahasa dan bersastra Indonesia 3: untuk SMP/MTs kelas IX/. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
d.     Dialog

G.    Penilaian (proses, tugas,  dan ulangan harian) `
a.   Teknik                                : proses, penugasan, dan tulis
b.   Bentuk instrumen         : lembar observasi dan rubrik
c.   Soal /Instrumen              :
Ulangan harian
Dengarkan dialog berikut ini!

Berikut mari kita ikuti bersama dialog dengan para narasumber mengenai alasan orang menghindari olahraga dan tips mengatasinya.
Reporter : Di studio kini telah hadir dua orang narasumber yang membidangi olahraga. Mereka adalah Bapak Imam Sarjono dan Bapak Anton Syafei. Pertama saya ingin mengetahui pendapat dari Bapak Imam, menurut pendapat Bapak, apa penyebab orang malas berolahraga?
Imam Sarjono : Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
Reporter : Pak Imam tadi mengatakan bahwa alasan orang malas berolahraga adalah karena terlalu tua. Bagaimana menurut Pak Anton, adakah alasan lain yang mengakibatkan orang malas berolahraga?
Anton    : Orang yang merasa terlalu gemuk biasanya juga malas berolahraga.
Reporter  : Nah, kalau begitu bagaimana cara mengatasinya?
Anton : Tak perlu canggung atau malu. Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai berolahraga padahal orang lain justru menghargai sebagai individu yang berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula, jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya Anda justru harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan berat badan. Jadi, mengapa tidak dari sekarang memulai berolahraga?
Reporter : Baiklah, mulai sekarang jangan kita malas berolahraga hanya karena merasa canggung atau malu. Kita juga sering menjumpai di masyarakat, orang yang terlalu lemah dan terlalu lelah biasanya juga malas berolahraga. Bagaimana menurut pendapat Anda untuk mengatasinya?
Imam : Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan tambahan kekuatan dan energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah, Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari.
Reporter : Bagaimana dengan orang sakit, haruskah ia berolahraga?
Imam : Bagi orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga karena kondisi tubuh tidak sehat. Namun begitu, jika Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh. Mulailah perlahan-lahan dan lakukan secara konsisten.
Reporter : Di kota-kota besar, seperti di Jakarta, masyarakatnya biasa sibuk dengan pekerjaan sehari-hari. Maka, biasanya tidak ada waktu untuk berolahraga. Bagaimana dengan kasus semacam ini?
Anton : Jika kita sibuk, tidak perlu waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya cukup. Seperti berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari.
Reporter : Setelah kita mendengarkan dialog ini, akhirnya kita dapat mengetahui cara mengatasi rasa malas untuk berolahraga. Ternyata olahraga terbukti mampu meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Jika Anda berhasil menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat bagi kesehatan Anda.
Sumber: Nova  Nomor 828/XII, 11 Januari 2004 Olahraga dan Kebugaran

Indikator 1.1.1 Tentukan tema dialog interaktif yang akan  telah kamu dengarkan !
No
Aspek yang dinilai
Skor
1
2
3
4
Peserta didik dapat menentukan tema dialog dengan tepat
Peserta didik cukup tepat menentukan tema dialog
Peserta didik kurang tepat menentukan tema dialog
Peserta didik tidak dapat menentukan tema dialog
5
4
3
1
Indikator 1.1.2 Tuliskan hal-hal penting yang dikemukakan narasumber!
No
Aspek yang dinilai
Skor
1
2
3
4
Peserta didik menuliskan 4 hal penting
Peserta didik menuliskan 3 hal penting
Peserta didik menuliskan 2 hal penting
Peserta didik menuliskan  1 hal penting
5
4
3
1
Indikator 1.1.3 Simpulkan isi dialog yang kamu dengar !
No
Aspek yang dinilai
Skor
1
2
3
4
Peserta didik dapat menentukan simpulan dialog dengan tepat
Peserta didik menentukan simpulan dialog dengan cukup tepat
Peserta didik menentukan simpulan dialog kurang tepat
Peserta didik tidak tepat menentukan simpulan dialog
5
4
3
1
              
                     Nilai harian =  Perolehan skor   x 100
                                                                           15          
Kunci Jawaban :
1.       Cara mengatasi malas berolahraga
2.      Sebab orang malas berolahraga:
a.      Merasa tua
b.     Malu
c.      Merasa gemuk
d.     Sibuk bekerja
Cara mengatasi malas berolahraga:
a.      Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
b.     memulai berolahraga sekarang?
c.      Pahami bahwa kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan tenaga dan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh.
3.      Jika Anda berhasil menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat bagi kesehatan Anda.

         Nilai akhir KD = Nilai sikap + Nilai Tugas + Nilai harian
                                                                    3
                             
Mengetahui                                                                 Purwodadi,
Kepala Sekolah                                                           Guru Mata Pelajaran


.......................                                                                   ............................






    NILAI
Lembar Kerja Peserta didik 1.1
Sekolah
:
MGMP Bahasa Indonesia 
Mata Pelajaran
:
Bahasa Indonesia
Kelas    /Semester
:
IX/1
Standar Kompetensi
:
1.  Memahami dialog interaktif pada tayangan televisi/ siaran radio
Kompetensi Dasar
:
:  Mendengarkan
1.1      Menyimpulkan isi dialog interaktif beberapa narasumber pada tayangan televisi/siaran radio.
Indikator
:
(1)     Mampu menetukan tema dialog interaktif
(2)    Mampu menyimpulkan isi dialog interaktif dengan alasan yang logis.
Alokasi Waktu
:
50 menit
Nama kelompok
:

Anggota
:
1.


2.


3.


4.
                      
Petunjuk :
1.     Silakan berkelompok 3-4 orang.
2.    Dengarkan dialog interaktif yang akan diperdengarkan. (20 menit)
3.    Diskusikan dengan anggota kelompokmu untuk melengkapi tabel berikut berdasarkan dialog yang kalian dengarkan. (20 menit)
4.   Sampaikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas untuk ditanggapi oleh kelompok lain. (20 menit)

1.  Tema dialog :
2. Hal-hal penting yang disampaikan oleh narasumber .
No.
Narasumber
Hal Penting Isi Pembicaraan
1.
Imam Sarjono
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………

2.
Anton Syafei
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………

3. Berdasar pada catatan hal-hal penting tersebut, buatlah simpulan isi dialog dalam beberapa kalimat:
Simpulan isi dialog:
a.      ...........................................................................................................................
b.     ............................................................................................................................
c.      ............................................................................................................................

Lampiran LK 1.1

DIALOG LK 1.1
Berikut mari kita ikuti bersama dialog dengan para narasumber mengenai alasan orang menghindari olahraga dan tips mengatasinya.
Reporter : Di studio kini telah hadir dua orang narasumber yang membidangi olahraga. Mereka adalah Bapak Imam Sarjono dan Bapak Anton Syafei. Pertama saya ingin mengetahui pendapat dari Bapak Imam, menurut pendapat Bapak, apa penyebab orang malas berolahraga?
Imam Sarjono : Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
Reporter : Pak Imam tadi mengatakan bahwa alasan orang malas berolahraga adalah karena terlalu tua. Bagaimana menurut Pak Anton, adakah alasan lain yang mengakibatkan orang malas berolahraga?
Anton    : Orang yang merasa terlalu gemuk biasanya juga malas berolahraga.
Reporter  : Nah, kalau begitu bagaimana cara mengatasinya?
Anton : Tak perlu canggung atau malu. Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai berolahraga padahal orang lain justru menghargai sebagai individu yang berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula, jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya Anda justru harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan berat badan. Jadi, mengapa tidak dari sekarang memulai berolahraga?
Reporter : Baiklah, mulai sekarang jangan kita malas berolahraga hanya karena merasa canggung atau malu. Kita juga sering menjumpai di masyarakat, orang yang terlalu lemah dan terlalu lelah biasanya juga malas berolahraga. Bagaimana menurut pendapat Anda untuk mengatasinya?
Imam : Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan tambahan kekuatan dan energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah, Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari.
Reporter : Bagaimana dengan orang sakit, haruskah ia berolahraga?
Imam : Bagi orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga karena kondisi tubuh tidak sehat. Namun begitu, jika Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh. Mulailah perlahan-lahan dan lakukan secara konsisten.
Reporter : Di kota-kota besar, seperti di Jakarta, masyarakatnya biasa sibuk dengan pekerjaan sehari-hari. Maka, biasanya tidak ada waktu untuk berolahraga. Bagaimana dengan kasus semacam ini?
Anton : Jika kita sibuk, tidak perlu waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya cukup. Seperti berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari.
Reporter : Setelah kita mendengarkan dialog ini, akhirnya kita dapat mengetahui cara mengatasi rasa malas untuk berolahraga. Ternyata olahraga terbukti mampu meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Jika Anda berhasil menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat bagi kesehatan Anda.

Sumber: Nova  Nomor 828/XII, 11 Januari 2004 Olahraga dan Kebugaran

 









































Tidak ada komentar:

Posting Komentar