RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
|
Sekolah
|
: MGMP Bahasa Indonesia
|
|
Mata Pelajaran
|
: Bahasa Indonesia
|
|
Kelas /Semester
|
: IX/1
|
|
Standar Kompetensi
|
: 1. Memahami dialog interaktif pada tayangan
televisi/ siaran radio
|
|
Kompetensi Dasar
|
: : Mendengarkan
1.1 Menyimpulkan isi dialog interaktif beberapa narasumber
pada tayangan televisi/siaran radio.
(disiplin,
mandiri, kritis, kreatif)
|
|
Alokasi Waktu
|
: 4 X 40 menit ( 2
pertemuan)
|
A. Indikator
1.
mampu menetukan
tema dialog interaktif
2.
mampu menentukan
isi dialog interaktif dengan alasan yang logis.
3.
mampu
menyimpulkan isi dialog interaktif
B.
Tujuan Pembelajaran
1.
Peserta didik
mampu menentukan tema dialog interaktif
2.
Peserta didik
mampu menentukan isi dialog interaktif dengan alasan logis
3.
Peserta didik
mampu menyimpulkan isi dialog interaktif
C.
Materi Pembelajaran
Dialog
interaktif adalah sejenis wawancara dengan menghadirkan beberapa narasumber
untuk membahas topik tertentu dengan melibatkan pemirsa atau pendengar.
Pelibatan pemirsa atau pendengar tersebut berupa kesempatan untuk bertanya atau
mengemukakan pendapat berkenaan dengan topik yang dibicarakan. Pendengar atau
pemirsa dapat memberi masukan, saran atau usul mengenai topik yangs sedang
dibahas dalam dialog. Dengan demikian, topik yang dibahas akan semakin tajam
dan mendalam.
Hal-hal
penting yang
harus dicermati ketika
mengikuti sebuah dialog interaktif adalah topik dialog, narasumber, inti
pertanyaan, jawaban narasumber, serta pendapat/komentar pemirsa/pendengar.
Komentar merupakan opini. Artinya, komentar yang disampaikan
bersifat subjektif, tidak memaksa orang lain untuk memberikan komentar yang
sama. Argumen yang disampaikan logis. Artinya, komentar harus didasari alasan
yang dapat dicerna akal.
Komentar bukan karena suka atau tidak suka. Artinya komentar yang
diberikan bukan sekadar “asal tidak sependapat." Begitu pula bukan karena
adanya permasalahan pribadi dengan narasumber.
Dalam acara dialog, misalnya, sering dibicarakan topik pentingnya
kesehatan atau pelestarian lingkungan. Bahkan, kadang-kadang acara semacam itu
melibatkan pemirsanya. Sebagai pemirsa, tentu kita harus dapat menyimpulkan isi
dialog dengan baik.
Dialog interaktif banyak ditayangkan di televisi maupun di radio.
Dialog merupakan bentuk tanya jawab antara pembawa acara dengan narasumber.
Narasumber dalam dialog biasanya lebih dari satu dengan tujuan menggali
informasi dari beberapa narasumber. Di dalam dialog beberapa narasumber
biasanya mengemukakan pendapat yang kadang-kadang saling bertentangan. Itu
tentu menyulitkan kamu untuk dapat mengambil simpulan isi dialog. Hal ini
bertujuan untuk menjaga keseimbagan informasi yang disajikan.
a.
Pemodelan
b.
Tanya jawab
c.
Diskusi
d.
Penugasan
E.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
a.
Pendahuluan
(10 menit) (disiplin, mandiri)
1) Guru
menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses
pembelajaran dan memberi motivasi
2)
Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran
(Pada bagian ini
kamu akan menggali informasi dari dialog interaktif di televisi atau radio yang
menghadirkan beberapa narasumber. Peserta didik diharapkan mampu menentukan
tema dialog interaktif dan mampu menyimpulkan isi dialog interaktif dengan
alasan yang logis.)
3)
Guru menyampaikan rencana
kegiatan
Aktivitas yang akan kita lakukan adalah (1) mencatat hal-hal penting
dalam dialog di radio atau televisi, (2) menyimpulkan isi dialog, dan (3)
menemukan informasi yang tersurat dan tersirat dalam dialog.
b.
Kegiatan Inti
Eksplorasi (10 menit) (mandiri)
Guru
menyampaikan apersepsi (persepsi awal tentang materi,mengajukan pertanyaan yang mengaitkan
pengalaman peserta didik,)
Jawablah
pertanyaan kuis ini dengan tepat!
Kegiatan apakah aku?
Aku terdiri dua orang atau lebih.
Aku biasa membahas suatu masalah.
Aku ditayangkan pada televisi/radio.
Aku terdiri dari nara sumber dan presenter.
Aku biasanya membicarakan berita hangat
Banyak
program/acara yang ditayangkan di televisi atau disiarkan di radio. Inti acara-acara
itu adalah penyampaian informasi, pendidikan, dan hiburan. Salah satu
program/acara yang ditayangkan adalah dialog interaktif.
Dialog termasuk
dialog interaktif penting untuk diikuti sesuai dengan topik yang sedang
dibicarakan. Dengan sering mengikuti dialog interaktif kamu tidak ketinggalan
informasi terkini tentang berbagai hal apalagi masalah yang sedang hangat
dibicarakan di masyarakat.
c.
Elaborasi
(30 menit)(kerja sama, toleransi)
1)
Peserta didik berkelompok 3 - 4 orang.
2)
Peserta didik
diberi LK (Lembar Kerja KD 1.1)
3)
Peserta didik
mendengarkan wawancara/dialog interaktif narasumber kemudian berdiskusi untuk menentukan tema dan isi dialog
Simaklah
dialog interaktif yang akan diperdengarkan dari rekaman kaset atau CD. Kalau
tidak memungkinkan, perankan dialog interaktif dari transkrip dialog berikut
ini. Mintalah beberapa temanmu memerankan dialog itu sebaik-baiknya. Ingat,
tutuplah bukumu!
Berikut
mari kita ikuti bersama dialog dengan para narasumber mengenai alasan orang menghindari
olahraga dan tips mengatasinya.
Reporter : Di studio kini telah hadir dua orang narasumber yang
membidangi olahraga. Mereka adalah Bapak Imam Sarjono dan Bapak Anton Syafei.
Pertama saya ingin mengetahui pendapat dari Bapak Imam, menurut pendapat Bapak,
apa penyebab orang malas berolahraga?
Imam Sarjono : Orang suka malas berolahraga
karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa
mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
Reporter : Pak Imam tadi mengatakan bahwa alasan orang malas
berolahraga adalah karena terlalu tua. Bagaimana menurut Pak Anton, adakah
alasan lain yang mengakibatkan orang malas berolahraga?
Anton : Orang yang
merasa terlalu gemuk biasanya juga malas berolahraga.
Reporter : Nah, kalau
begitu bagaimana cara mengatasinya?
Anton : Tak perlu canggung atau malu. Umumnya, orang memang
merasa malu untuk memulai berolahraga padahal orang lain justru menghargai
sebagai individu yang berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula,
jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya Anda justru harus rajin
berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan
berat badan. Jadi, mengapa tidak dari sekarang memulai berolahraga?
Reporter : Baiklah, mulai sekarang jangan kita malas berolahraga
hanya karena merasa canggung atau malu. Kita juga sering menjumpai di
masyarakat, orang yang terlalu lemah dan terlalu lelah biasanya juga malas
berolahraga. Bagaimana menurut pendapat Anda untuk mengatasinya?
Imam : Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan
tambahan kekuatan dan energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan
memberikan Anda tambahan tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan
pembuluh darah, Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan
beban pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari.
Reporter : Bagaimana dengan orang sakit, haruskah ia berolahraga?
Imam : Bagi orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga
karena kondisi tubuh tidak sehat. Namun begitu, jika Anda merasa sehat,
mulailah berolahraga karena akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh.
Mulailah perlahan-lahan dan lakukan secara konsisten.
Reporter : Di kota-kota besar, seperti di Jakarta, masyarakatnya
biasa sibuk dengan pekerjaan sehari-hari. Maka, biasanya tidak ada waktu untuk
berolahraga. Bagaimana dengan kasus semacam ini?
Anton : Jika kita sibuk, tidak perlu waktu berjam-jam untuk
merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya cukup. Seperti
berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari.
Reporter : Setelah kita mendengarkan dialog ini, akhirnya kita
dapat mengetahui cara mengatasi rasa malas untuk berolahraga. Ternyata olahraga
terbukti mampu meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Jika Anda berhasil
menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis
dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat bagi kesehatan Anda.
Sumber:
Nova
Nomor 828/XII, 11 Januari 2004
Olahraga dan Kebugaran
d.
Konfirmasi (20 menit) (kritis, kreatif)
1) Kelompok menyampaikan hasil kerja kelompok. Minimal 2 kelompok menyampaiakan hasil
kerja kelompok untuk pembanding.
2) Kelompok lain yang tidak menyampaikan hasil kerja
kelompok menanggapi presentasi temannya.
3) Diskusi kelas menyimpulkan pokok-pokok berita dan
penulisan rangkuman berdasarkan pokok-pokok berita.
e.
Refleksi (10 menit) (bertanggung jawab, mandiri)
1)
Merujuk kembali ke
tujuan dan hasil belajar, bertanya
kepada para peserta didik
apakah tujuan-tujuan ini sudah bisa tercapai.
2) Tanyakan kepada para
peserta didik “Apakah mereka sudah
mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?”
a)
Apa peserta didik dapat menemukan tema dialog?
b)
Apakah peserta didik dapat menentukan isi dialog?
Catatan untuk guru
|
Apakah
yang peserta
didik peroleh dari pembelajaran tadi?
Sudahkah peserta didik mampu mencatat hal-hal penting
yang disampaikan narasumber dalam dialog interaktif? Peserta didik membuat rangkuman pembelajaran. Setelah mampu menentukan hal-hal
penting yang disampaikan narasumber peserta didik juga mampu menyimpulkan isi dialog interaktif yang
ikuti. Dalam dialog interaktif sering kita temukan informasi tersirat.
Kesimpulan dapat ditarik dari informasi tersurat dan informasi tersirat
yang disampaian oleh narasumber.
Guru
bertanya jawab dengan peserta didik tentang manfaat dari pembelajaran dan
kesulitan-kesulitan yang dialami saat pembelajaran. Guru memberi penegasan
tentang kompetensi yang harus dikuasai.
|
3)
Memberikan
kesempatan kepada para peserta didik untuk
menuliskan hasil belajar dari sesi ini ke dalam buku jurnal.
|
Dengarkan dialog interkatif yang ditayangkan
di televisi, kemudian kerjakan tugas-tugas berikut ini!
1. Tulislah stasiun televisi yang menayangkan
dialog tersebut!
2. Tulislah waktu penayangan (jam, hari,
tanggal)!
3. Sebutkan para narasumber dan reporternya!
4. Tulislah Hal-hal penting yang dikemukakan
narasumber!
5. Buatlah simpulan
isi dialog!
|
|
Tugas Mandiri
|
LAPORAN KERJA
MENDENGARKAN ACARA DIALOG INTERAKTIF
DI TELEVISI/RADIO
Nama Peserta didik :
Nama Acara TV/Radio :
Waktu Tayang :
Nama Stasiun TV/Radio :
Pemandu :
Narasumber :
Topik :
Keterangan : (Apakah acara dialog itu melibatkan
pemirsa?)
a.
Pertanyaan-pertanyaan Penting yang Diajukan Penanya/Pemandu
1)
..................................................................................................................
2)
..................................................................................................................
b.
Hal-hal Penting yang Dikemukakan Narasumber
1)
..................................................................................................................
2)
..................................................................................................................
c.
Hal-hal Penting yang Dikemukakan Pemirsa/Penonton di Studio
1) ..................................................................................................................
2) ..................................................................................................................
Pertemuan kedua
a.
Pendahuluan
(10
menit)(disiplin, mandiri)
1)
Guru menyiapkan peserta
didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran dan memberi
motivasi
2)
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Pada pertemuan kali
ini kita akan kembali mempelajari menentukan tema dialog interaktif dan
menyimpulkan isi dialog interaktif dengan alasan yang logis
3)
Guru menyampaikan rencana kegiatan
Aktivitas yang harus kamu lakukan adalah (1) mencatat hal-hal
penting dalam dialog di radio atau televisi, (2) menyimpulkan isi dialog, dan
(3) menemukan informasi yang tersurat dan tersirat dalam dialog
4)
Peserta
didik mengumpulkan tagihan tugas mandiri (pertemuan pertama)
b.
Kegiatan Inti
Eksplorasi (10 menit) (kreatif)
Guru menyampaikan
apersepsi (persepsi awal tentang materi,mengajukan pertanyaan yang mengaitkan
pengalaman peserta didik)
Dalam
pertemuan sebelumnya kita telah mendengarkan sebuah dialog interaktif. Masihkah kita ingat hal-hal
apa saja yang perlu kita perhatikan saat mengikuti dialog interaktif
Elaborasi (30 menit) (kerja sama, toleransi)
1)
Peserta didik
mendengarkan dialog interaktif yang diperdengarkan
2)
Peserta didik
secara individu menjawab pertanyaan berkaitan dengan isi dialog
3)
Peserta didik berpasangan
saling mencocokkan hasil mendengarkan
4)
Peserta didik
berkelompok besar (4 orang) untuk menyamakan hasil mendengarkan
Konfirmasi (20 menit) (kritis,
kretif)
1)
Kelompok besar (4
orang) melaporkan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
2)
Peserta didik
memberi komentar atas hasil diskusi
kelompok lain.
3)
Guru mengadakan penilaian
c.
Refleksi (10 menit) (bertanggung jawab)
1)
Merujuk kembali ke
tujuan dan hasil belajar, bertanya
kepada para peserta didik
apakah tujuan-tujuan ini sudah bisa tercapai.
2) Tanyakan kepada para
peserta didik “Apakah mereka sudah
mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?”
a)
Apa peserta didik dapat menemukan tema dialog?
b)
Apakah peserta didik dapat menentukan isi dialog?
3)
Memberikan
kesempatan kepada para peserta didik untuk
menuliskan hasil belajar dari sesi ini ke dalam buku jurnal.
F. Sumber
Belajar
a.
Nas Haryati, …[et.
al.].-- 2008.Contextual Teaching and
Learning Bahasa Indonesia: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas
IX Edisi 4. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional,
b.
Maryati dan Sutopo
2008. Bahasa dan Sastra Indonesia 3:
untuk SMP/MTs kelas IX. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional,
c.
Asep Yudha
Wirajaya, Sudarmawarti; editor Siti Aminah.2008. Berbahasa dan bersastra Indonesia 3: untuk SMP/MTs kelas IX/.
Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
d.
Dialog
G. Penilaian (proses, tugas, dan ulangan harian) `
a. Teknik : proses, penugasan, dan tulis
b. Bentuk
instrumen : lembar
observasi dan rubrik
c. Soal
/Instrumen :
Ulangan harian
Dengarkan dialog berikut ini!
Berikut
mari kita ikuti bersama dialog dengan para narasumber mengenai alasan orang
menghindari olahraga dan tips mengatasinya.
Reporter
: Di studio kini telah hadir dua orang narasumber yang membidangi olahraga.
Mereka adalah Bapak Imam Sarjono dan Bapak Anton Syafei. Pertama saya ingin
mengetahui pendapat dari Bapak Imam, menurut pendapat Bapak, apa penyebab orang
malas berolahraga?
Imam Sarjono
: Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini
bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang
membuka kelas seusia Anda.
Reporter
: Pak Imam tadi mengatakan bahwa
alasan orang malas berolahraga adalah karena terlalu tua. Bagaimana menurut Pak
Anton, adakah alasan lain yang mengakibatkan orang malas berolahraga?
Anton : Orang
yang merasa terlalu gemuk biasanya juga malas berolahraga.
Reporter : Nah, kalau begitu bagaimana cara
mengatasinya?
Anton
: Tak perlu canggung atau malu. Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai
berolahraga padahal orang lain justru menghargai sebagai individu yang
berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula, jika Anda sudah kelebihan
berat badan, sebetulnya Anda justru harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik
sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan berat badan. Jadi, mengapa tidak
dari sekarang memulai berolahraga?
Reporter
: Baiklah, mulai sekarang jangan
kita malas berolahraga hanya karena merasa canggung atau malu. Kita juga sering
menjumpai di masyarakat, orang yang terlalu lemah dan terlalu lelah biasanya
juga malas berolahraga. Bagaimana menurut pendapat Anda untuk mengatasinya?
Imam
: Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan tambahan kekuatan dan
energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan
tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah, Anda akan
mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban pekerjaan yang Anda
hadapi sehari-hari.
Reporter
: Bagaimana dengan orang sakit,
haruskah ia berolahraga?
Imam
: Bagi orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga karena kondisi tubuh
tidak sehat. Namun begitu, jika Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena
akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh. Mulailah perlahan-lahan dan
lakukan secara konsisten.
Reporter
: Di kota-kota besar, seperti di
Jakarta, masyarakatnya biasa sibuk dengan pekerjaan sehari-hari. Maka, biasanya
tidak ada waktu untuk berolahraga. Bagaimana dengan kasus semacam ini?
Anton
: Jika kita sibuk, tidak perlu waktu
berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya
cukup. Seperti berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari.
Reporter
: Setelah kita mendengarkan dialog ini, akhirnya kita dapat mengetahui cara
mengatasi rasa malas untuk berolahraga. Ternyata olahraga terbukti mampu
meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Jika Anda berhasil menyingkirkan
penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa
lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat bagi kesehatan Anda.
Sumber: Nova Nomor 828/XII, 11
Januari 2004 Olahraga dan Kebugaran
Indikator 1.1.1 Tentukan tema dialog interaktif yang akan telah kamu
dengarkan !
|
No
|
Aspek
yang dinilai
|
Skor
|
|
1
2
3
4
|
Peserta
didik dapat menentukan tema dialog dengan tepat
Peserta
didik cukup tepat menentukan
tema dialog
Peserta didik kurang tepat menentukan tema dialog
Peserta
didik tidak dapat menentukan tema dialog
|
5
4
3
1
|
Indikator 1.1.2 Tuliskan hal-hal
penting yang dikemukakan narasumber!
|
No
|
Aspek
yang dinilai
|
Skor
|
|
1
2
3
4
|
Peserta
didik menuliskan 4
hal penting
Peserta didik
menuliskan 3
hal penting
Peserta
didik menuliskan 2
hal penting
Peserta didik menuliskan 1 hal penting
|
5
4
3
1
|
Indikator 1.1.3 Simpulkan isi dialog yang kamu dengar !
|
No
|
Aspek
yang dinilai
|
Skor
|
|
1
2
3
4
|
Peserta
didik dapat menentukan simpulan dialog dengan tepat
Peserta
didik menentukan simpulan dialog dengan cukup tepat
Peserta didik menentukan simpulan dialog kurang tepat
Peserta
didik tidak tepat menentukan simpulan dialog
|
5
4
3
1
|
Nilai
harian = Perolehan skor x
100
15
Kunci Jawaban :
1.
Cara mengatasi malas berolahraga
2.
Sebab orang malas berolahraga:
a.
Merasa tua
b.
Malu
c.
Merasa gemuk
d.
Sibuk bekerja
Cara mengatasi malas berolahraga:
a.
Anda
bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
b.
memulai
berolahraga sekarang?
c.
Pahami
bahwa kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan
tenaga dan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh.
3.
Jika
Anda berhasil menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai
olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi
manfaat bagi kesehatan Anda.
Nilai
akhir KD = Nilai sikap + Nilai Tugas + Nilai harian
3
Mengetahui Purwodadi,
Kepala Sekolah Guru
Mata Pelajaran
....................... ............................
|
NILAI
|
|
Sekolah
|
:
|
MGMP Bahasa Indonesia
|
|
Mata Pelajaran
|
:
|
Bahasa Indonesia
|
|
Kelas /Semester
|
:
|
IX/1
|
|
Standar Kompetensi
|
:
|
1. Memahami dialog interaktif pada tayangan
televisi/ siaran radio
|
|
Kompetensi Dasar
|
:
|
: Mendengarkan
1.1
Menyimpulkan isi dialog interaktif beberapa narasumber pada tayangan
televisi/siaran radio.
|
|
Indikator
|
:
|
(1) Mampu menetukan tema dialog interaktif
(2) Mampu menyimpulkan isi dialog interaktif dengan alasan
yang logis.
|
|
Alokasi Waktu
|
:
|
50 menit
|
|
Nama kelompok
|
:
|
|
|
Anggota
|
:
|
1.
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
4.
|
Petunjuk :
1. Silakan
berkelompok 3-4 orang.
2. Dengarkan dialog
interaktif yang akan diperdengarkan. (20 menit)
3. Diskusikan dengan
anggota kelompokmu untuk melengkapi tabel berikut berdasarkan dialog yang
kalian dengarkan. (20 menit)
4. Sampaikan hasil
diskusi kelompokmu di depan kelas untuk ditanggapi oleh kelompok lain. (20
menit)
1.
Tema dialog :
2. Hal-hal
penting yang disampaikan oleh narasumber .
|
No.
|
Narasumber
|
Hal
Penting Isi Pembicaraan
|
|
1.
|
Imam Sarjono
|
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
|
|
2.
|
Anton Syafei
|
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
|
3.
Berdasar
pada catatan hal-hal penting tersebut, buatlah simpulan isi dialog dalam
beberapa kalimat:
|
Simpulan isi dialog:
a.
...........................................................................................................................
b.
............................................................................................................................
c.
............................................................................................................................
|
Lampiran LK 1.1
DIALOG LK 1.1
|
Berikut mari kita ikuti bersama
dialog dengan para narasumber mengenai alasan orang menghindari olahraga
dan tips mengatasinya.
Reporter : Di
studio kini telah hadir dua orang narasumber yang membidangi olahraga.
Mereka adalah Bapak Imam Sarjono dan Bapak Anton Syafei. Pertama saya ingin
mengetahui pendapat dari Bapak Imam, menurut pendapat Bapak, apa penyebab
orang malas berolahraga?
Imam Sarjono : Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua.
Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau
klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
Reporter : Pak
Imam tadi mengatakan bahwa alasan orang malas berolahraga adalah karena
terlalu tua. Bagaimana menurut Pak Anton, adakah alasan lain yang
mengakibatkan orang malas berolahraga?
Anton : Orang yang merasa terlalu gemuk
biasanya juga malas berolahraga.
Reporter
: Nah, kalau begitu bagaimana cara mengatasinya?
Anton : Tak perlu canggung atau
malu. Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai berolahraga padahal
orang lain justru menghargai sebagai individu yang berkomitmen dalam
menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula, jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya
Anda justru harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti
akan membantu menurunkan berat badan. Jadi, mengapa tidak dari sekarang
memulai berolahraga?
Reporter :
Baiklah, mulai sekarang jangan kita malas berolahraga hanya karena merasa
canggung atau malu. Kita juga sering menjumpai di masyarakat, orang yang
terlalu lemah dan terlalu lelah biasanya juga malas berolahraga. Bagaimana
menurut pendapat Anda untuk mengatasinya?
Imam :
Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan tambahan kekuatan dan
energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda
tambahan tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan pembuluh
darah, Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban
pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari.
Reporter : Bagaimana dengan orang sakit,
haruskah ia berolahraga?
Imam : Bagi
orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga karena kondisi tubuh tidak
sehat. Namun begitu, jika Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena
akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh. Mulailah perlahan-lahan
dan lakukan secara konsisten.
Reporter : Di
kota-kota besar, seperti di Jakarta, masyarakatnya biasa sibuk dengan
pekerjaan sehari-hari. Maka, biasanya tidak ada waktu untuk berolahraga.
Bagaimana dengan kasus semacam ini?
Anton : Jika
kita sibuk, tidak perlu waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga.
Yang penting teratur dan porsinya cukup. Seperti berjalan kaki selama tiga
puluh menit setiap hari.
Reporter :
Setelah kita mendengarkan dialog ini, akhirnya kita dapat mengetahui cara
mengatasi rasa malas untuk berolahraga. Ternyata olahraga terbukti mampu
meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Jika Anda berhasil
menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda
pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat
bagi kesehatan Anda.
Sumber: Nova Nomor 828/XII, 11 Januari 2004 Olahraga dan
Kebugaran
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar